| Intinya adalah Kreativitas!! |
| Berita - Terbaru | |
| Wednesday, 20 August 2008 00:00 | |
|
Ada yang berbeda dengan perayaan hari kemerdekaan indonesia kemaren. Kalo biasanya aku selalu berseragam pramuka dan berupacara, kemaren cukup dengan berkemah di gunung dan berkumpul dengan teman-teman lama. Walaupun dikemas dengan sederhana tapi cukup memberikan kesan yang mendalam. Teman-teman yang sudah bekerja rata-rata sudah hampir tidak pernah berkemah lagi semenjak lulus sma. Jadi critanya kemaren itu mengenang kembali masa-masa sma.
Berkemah di lereng gunung lawu bersama teman-teman alumni. Tepatnya di bumi perkemahan selo ondo, ngrayudan, jogorogo, ngawi, jawa timur. Secara harafiah selo berarti batu dan ondo berarti tangga. Jadi selo ondo berarti batu yang berbentuk seperti tangga. Tapi orang-orang sana biasa menyebutnya dengan selondo. Buper ini bisa ditempuh dengan perjalanan kira-kira 60 menit naik motor dari kota ngawi. Dengan jalan yang telah teraspal halus mulai dari Ngawi kota sampai lokasi. Walaupun ada sedikit nggronjal tapi gak masalah lah. Malah bisa menambah kemesraan kalo pas boncengan sama cewek. Walaupun ngawi terkenal dengan jalannya yang jelek tapi khusus untuk jalan menuju selondo ini halus mulus soalnya aspalnya masih baru he..he.
Selondo itu tempatnya asik banget. Di bawahnya ada tanah lapang seluas dua lapangan voli. Tapak kemahnya diapait oleh 2 sungai kecil berarus deras yang airnya jernih. Kanan kirinya ada tebing tinggi yang cocok banget buat line panjat. Cuma sekarang belum ada yang memanfaatkan itu. Bila kita menyusuri sungai itu ke hulu, kita akan menemukan air terjun yang..wuih… gak kalah sama coban-coban yang terkenal di daerah malang itu.
Selondo ini juga cocok kalo buat outbound lo. Mau main apapun bisa di sana. Rumah penduduk yang tidak terlalu jauh dari lokasi perkemahan memungkinkan kita untuk mengadakan acara dengan sistem home stay. Jadi gak melulu bertenda. Lebih kerennya lagi, kita bisa lebih dekat dengan penduduk sekitar. Dan membawa manfaat.
Biar gampang nyebutnya kegiatan kemaren tuh dinamakan fun camp. Walau gak banyak yang hadir tapi cukuplah buat menghasilkan sesuatu yang bermakna. Untungnya yang hadir adalah penggede-penggede dari berbagai kota se-indonesia. Sampai-sampai dibela-belain cuti kerja hanya untuk fun camp ini. Hayo gak keren mana coba…? Mulai dari Hafidz Rahardiansyah yang kerja di bea cukai priok sengaja dateng cuma pingin mbakar klinci. Trus achoy yang tiap harinya bergelut dengan world wide web rela ke selondo cuma jadi tukang jagal. Belum lagi duo mbah kampoengsmada yaitu mbah ali dan mbah madh. Dateng cuma pingin lihat cucu-cucunya katanya. Gak ketinggalan juga warga kampoengsmuda yang masih muda-muda, fresh graduate katanya. Kayak si Febrian yang membawa pasienpasangannya yang dari riau. Pasti juga gak ketinggalan pentolannya kampoengboyo, sapa lagi kalo bukan budiarna. Pemuda gendut yang selalu terobsesi untuk mempunyai perut six pack. Sebenarnya sudah punya sih sayangnya gak tiga di kiri dan tiga di kanan tapi keenamnya berbaris memanjang dari atas ke bawah
Secara isi fun camp ini kurang menggigit karena lebih banyak seneng-senengnya. Mulai dari awal dateng langsung bakar kelinci. Disusul dengan lele yang dibawa oleh febrian. Trus nyambung lagi manggang ayam yang diambil dari kandangnya mbahnya achoy. Nah lo gak seru kan masak cuman bakar-bakar? Disela-sela makan juga ada obrolan dengan tema khas alumni (kampoengsmuda) yaitu perjodohan. Hm… cukup memikat dengan diselingi gojlokan yang pasti bisa bikin telinga memerah.
Baru pada pagi harinya acara mulai agak serius. Mbahas tentang kampoengsmuda yang mulai gak jelas mau diapain lagi. Masak kalo ngumpul yang dibahas paling kenangan masa lampau. Seringnya gak ngefek dengan kehidupan selanjutnya. Jarang sekali merencanakan sesuatu yang produktif dan bisa dijangkau oleh warga kampoengsmuda. Jadi kemaren tuh mulai diarahkan ke situ. Sayang Cuma sebentar jadi ya itu tadi… kurang menggigit..! Semoga itu semua gak mengurangi semangat kita untuk tetap berkarya atas nama kampoengsmuda.
Semua yang telah kita lakukan kemaren itu baru langkah awal teman. Masih banyak yang harus kita lakukan untuk menjadikan kita berarti bagi orang lain. Yang pegawai negeri ya seriuslah jadi pns. Ingat pns itu digaji dari pajak yang dibayar rakyat lo. Masak gak malu kerja gak optimal kok minta gaji optimal? Jangan biasakan menunggu perintah atasan baru bekerja. Satauku sih banyak yang bisa dikerjakan kalo kita mau inisiatif dan kreatif. Yang jadi pegawai swasta jangan suka bolos ya. Ntar kena teguran bos bisa-bisa dipecat.! Saya yakin kreativitas dan kejujuran akan memajukan kita. Walau cuman karyawan tapi berpikiralah selayaknya bos jadi bisa kreatif dan berinisiatif. Kalo berprestasi baik tentu salary akan mengikuti lah.. Yang jadi pengusaha ayo terus berkarya dan berjuang. Sedikit demi sedikit kita kurangi ketergantungan teman-teman kita dengan bekerja sebagai pegawai. Karena sesungguhnya banyak sekali hal yang bisa mendatangkan rejeki kalo kita kreatif dan pandai membaca peluang. Kalo sudah punya itu tinggal keberanian aja yang harus menyusul biar bisa jadi pengusaha yang sebenarnya. Yang masih mahasiswa ayo cepetan lulus trus kita aplikasikan ilmu yang didapat dari kampus. Kalo ngrasa gak mampu lagi kuliah cepetan cari kompensasi biar waktunya gak terbuang percuma. Paling tidak selama pergi meninggalkan kampoeng halaman ada sesuatu yang dibawa untuk kampoeng kita tercinta. Yang lainnya ayo terus berkarya. Karena hanya dengan berkarya lah kita bisa mengetahui kemampuan dan kapasitas kita yang sebenarnya. Semua ini gak ada apa-apanya kalo gak kita mulai sekarang dan dari diri sendiri teman. So… ayo terus bergerak dan berkarya…!!!
Dodi Kurniadi Wibowo
|
RAKASMUDA COMMENTS